Jumat, 16 September 2022 – 19:19 WIB

VIVA Bisnis – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam waktu dekat akan memutuskan nasib aset obligor BLBITommy Soeharto yang telah disita negara. Aset itu tidak laku-laku setelah beberapa kali dilakukan lelang.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Rionald Silaban mengatakan, pihaknya telah mendapatkan langkah yang akan ditempuh ke depan terkait aset sitaan dari Tommy Soeharto tersebut. Dia meminta agar publik bersabar atas nasib aset obligor BLBI itu.

“Tunggu aja sebentar lagi akan ada langkah terkait dengan aset tersebut. Kita sudah memikirkan langkah mungkin dalam bulan-bulan depan kalian akan tau terhadap aset tersebut akan kita apakan,” kata Rionald dalam Bincang Bareng DJKN, Jumat 16 September 2022.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Rionald Silaban.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Rionald Silaban.

Photo :

  • Tangkapan layar/Anisa Aulia

Rio menuturkan, alasan tidak lakunya aset Tommy yang sudah beberapa kali dilelang karena terlalu luas. Sehingga nilainya menjadi besar.

“Karena kita sudah mencoba beberapa kali lelang, aset itu kan luas dan nilainya juga besar kita juga memahami mungkin karena luas dan nilainya juga besar,” ucapnya.

Berdasarkan catatan VIVA, Satgas BLBI telah menyita sejumlah aset Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Aset itu berupa tanah seluas 120 hektare di Karawang, Jawa Barat.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.