Jumat, 9 September 2022 – 10:39 WIB

VIVA Nasional – Anggota DPR RI dari Fraksi PAN Guspardi Gaus menyayangkan sikap pemerintah yang bergeming dengan penolakan dari berbagai elemen masyarakat terhadap kenaikan bahan bakar minyak (BBM). 

Bersikukuhnya pemerintah menaikkan harga BBM di tengah situasi ekonomi masyarakat yang masih berat, akan menambah beban dan membuat masyarakat semakin menjerit.

Menurut Guspardi, seharusnya pemerintah dapat menekan dan mengendalikan dampak kenaikan BBM bersubsidi yang notabene akan berdampak pada kenaikan ongkos transportasi dan melonjaknya harga beberapa komoditas, terutama komoditas kebutuhan pokok masyarakat. 

Ilustrasi-Pasokan BBM

Ilustrasi-Pasokan BBM

Photo :

  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

“Pada prinsipnya negara berkewajiban menjaga daya beli masyarakat agar inflasi tidak melambung tinggi,” kata Guspardi dalam keterangannya diterima awak media Jumat, 9 September 2022.

Dia menilai, akibat kenaikan BBM mempunyai efek ganda (multiplier effect) dengan meningkatnya biaya mobilitas dan naiknya harga barang kebutuhan pokok masyarakat. Selain itu, efeknya akan berdampak langsung bagi rakyat kebanyakan seperti buruh, petani, nelayan, bahkan karyawan swasta, maupun pegawai pemerintahan. 

“Ini adalah efek domino. Karena mereka semua butuh hidup untuk bekerja, sedangkan biaya transportasi dan logistik otomatis akan naik. Hal ini tentu akan berakibat makin rendah dan melemahnya daya beli masyarakat,” kata Guspardi.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.