Sabtu, 24 September 2022 – 01:00 WIB

VIVA Nasional – Pemerintah Kabupaten Garut Jawa Barat menyatakan mulai Jumat, 23 September 2022 tanggap darurat bencana alam di Kecamatan Pameungpeun, hingga tujuh hari ke depan.

Setidaknya 2 ribu rumah yang dihuni 2.300 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir bandang Sungai Cikalebuh, Kamis 22 September 2022 malam.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman mengatakan, data sementara yang dihimpun untuk korban terdampak banjir bandang di Garut Selatan baru di Kecamatan Pameungpeuk. Total jumlah warga yang terdampak mencapai lima ribu orang atau sekitar 2.300 Kepala Keluarga yang menghuni sekitar dua ribu unit rumah.

“Ini baru di Kecamatan Pameungpeuk, ada 2.300 Kepala Keluarga atau sekitar dua ribu rumah yang dihuni sekitar lima ribu warga, ” ujarnya, Jumat 23 September 2022.

2 Rumah Dinyatakan Hanyut oleh Banjir Bandang

Rumah terdampak banjir bandang di Pameungpeuk, Garut.

Rumah terdampak banjir bandang di Pameungpeuk, Garut.

Photo :

  • VIVA/Diki Hidayat (Garut)

Dua rumah dinyatakan hanyut terbawa banjir bandang serta ribuan lainnya sempat terendam air bah. Akibatnya, lumpur memasuki rumah dan sejak Jumat pagi tadi mulai dilakukan pembersihan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.