Jumat, 23 September 2022 – 07:46 WIB

VIVA Nasional – Hakim Agung Sudrajad Dimyati diduga menerima Rp800 juta mengurus perkara di Mahkamah Agung. Uang diterima lewat Hakim Yustisial yang juga Panitera Pengganti MA, Elly Tri Pangestu.

“SD (Sudrajad) menerima sekitar sejumlah Rp800 juta yang penerimaannya melalui ETP (Elly Tri),” kata Ketua Komisi Pemberantsan Korupsi, Firli Bahuri kepada wartawan, Jumat 23 September 2022.

Ketua KPK Firli Bahuri

Dia mengatakan uang Rp800 juta tersebut guna mengondisikan putusan kasasi gugatan perdata terkait dengan aktivitas dari koperasi simpan pinjam Intidana (ID) di Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Dimana gugatan diajukan Heryanto Tanaka dan Ivan Dwi Kusuma Sujanto selaku debitur.

Mereka berdua diwakili kuasa hukumnya, Yosep Parera dan Eko Suparno. Ketika gugatan yang diajukannya berlanjut ke tingkat kasasi di MA, Yosep dan Eko aktif berkomunikasi pun bertemu dengan beberapa pegawai di Kepaniteraan MA yang diyakini bisa jadi penghubung hingga fasilitator dengan majelis hakim.

Yosep dan Eko berkomunikasi dan bertemu dengan Desy Yustria, PNS Kepaniteraan MA. Desy lantas mengajak Elly Tri Pangestu dan Muhajir Habibie yang juga PNS Kepaniteraan MA jadi penghubung penyerahan uang kepada hakim.

Logo Mahkamah Agung.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.