Laporan Reporter Tribunnews.com, Naufal Lanten

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali melanjutkan kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk jabatan teknisi refrigerasi dan tata udara hingga penyiapan tenaga kerja yang kompeten.

Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (Dirjen PPI) KLHK, Laksmi Dewanthi mengatakan pihaknya telah memberikan bantuan alat peraga pelatihan kepada 5 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemenaker.

Hal itu sebagaimana kewajiban sertifikasi teknisi yang diatur dalam Peraturan Menteri KLHK Nomor P.73/Menlhk/Setjen/Kum.1/10/2019 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia dan Sertifikasi Kompetensi Kerja Bagi Teknisi Refrigerasi dan Teknisi Tata Udara.

Baca juga: Hari Ozon Sedunia, Indonesia Akan Kurangi Hidroflorokarbon Hingga 80 Persen di 2040

“Pada hari ini, kita akan melanjutkan perjanjian kerjasama dengan 9 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas,” kata Laksmi Dewanthi dalam acara Peringatan Hari Ozon Sedunia 2022 yang ke-35 di Jakarta, Jumat (16/9/2022).

Selain bantuan peralatan, Laksmi mengatakan kerjasama ini juga akan mencakup pelaksanaan pelatihan instruktur dan teknisi di bidang refrigerasi dan tata udara.

Adapun selama satu tahun terakhir, KLHK juga telah memfasilitasi pelatihan sebanyak 154 instruktur dan uji kompetensi teknisi sebanyak 1.000 orang.

KLHK, lanjut dia, juga telah memberikan bantuan 49 unit peralatan 2R (recovery and recharge) kepada bengkel yang tersebar di Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan dan Sulawesi.

“Dengan bantuan peralatan ini diharapkan para teknisi, sebagai garda terdepan untuk mencegah lepasan BPO (Bahan Perusak Ozon) maupun HFC (Hidroflorokarbon) ke lingkungan, dapat melaksanakan praktik servis yang baik dan ramah lingkungan,” ujar Laksmi.

Baca juga: Mengenal Hari Ozon Internasional 2022 dan Cara Memperingatinya dengan Kurangi Pakai Produk Pembersih

Target 1.000 Teknisi AC Ramah Lingkungan

Sesditjen Binalavotas Kemnaker Hery Budoyo mengatakan Kemnaker mendukung upaya pelestarian lingkungan yang digaungkan KLHK melalui program ini.

Kata dia, satu di antaranya dukungan itu diwujudkan dengan mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, khususnya di bidang refrigerasi.

“Salah satunya adalah di dalam kerja sama itu adalah mencetak teknisi AC, targetnya 1.000,” kata Hery Budoyo.

Baca juga: Hari Ozon Sedunia 2022, Menteri LHK Siti Nurbaya Ingatkan Penting Minimalisir Dampak Gas Rumah Kaca

Ia menjelaskan, pelatihan untuk 1.000 teknisi Air Conditioner atau penyejuk udara itu akan dilakukan di 9 BPVP yang tersebar di Indonesia.

“Dengan ini harapan kita kedepan kita akan mencetak teknisi-teknisi AC baik di perkantoran, kendaraan umum, di rumah. Kedepan kita akan perluas lagi untuk kerja sama ini,” ujarnya.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.