Kamis, 1 September 2022 – 18:08 WIB

VIVA Tekno – Setelah diterpa kabar dugaan kebocoran data registrasi ulang SIM card penggunanya, Indosat Ooredo Hutchison (IOH) menegaskan, bahwa dugaan data yang beredar di media sosial itu bukanlah data yang berasal dari mereka.

Hal ini diungkapkan oleh Steve Saerang, SVP-Head Corporate Communication IOH yang lebih dalam mengungkapkan kalau data yang dimiliki oleh IOH disimpan dan dikelola secara mandiri oleh pihak IOH.

“Ada di Twitter atau digital itu dari mana, itu tidak bisa kita konfirmasi soalnya kalau statement dari IOH data kami itu disimpan sendiri dan kita manage sendiri sehingga keamanannya dapat pertanggungjawabkan,” ujar Steve di Jakarta, Kamis, 1 September 2022.

“Karena data yang kita lihat yang ada di Twitter itu, bukan data dari Indosat.” Timpalnya.

Lebih dalam, ia mengklaim pihaknya juga telah memverifikasi dan melakukan double check terhadap beberapa nomor di dalam sample data tersebut dan data tersebut tidaklah sesuai dengan dengan data yang terdapat di bank data mereka.

“Karena kalau misal contoh di dalam list itu, kalau dikulik-kulik ada beberapa nomor yang kita lihat 10 atau 12 ya, itu “0816” tapi tidak bisa kita konfirmasi, begitu kita double check itu engga benar, tidak sesuai dengan yang di bank data kita” ujarnya.

Ia juga menuturkan, bahkan IOH sendiri selaku provider tidak bisa secara asal untuk mengakses data pelanggannya. Melainkan hanya yang memiliki kewenangan untuk berhubungan dengan kebutuhan pelanggan lah yang dapat mengakses data tersebut.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.