Sabtu, 24 September 2022 – 00:04 WIB

VIVA Tekno – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah dikirimi peringatan mengerikan dari para jenderalnya yang memperingatkan bahwa negara itu tidak siap untuk berperang di luar angkasa dengan China jika konflik pecah.

Seorang pejabat memperingatkan bahwa AS belum mahir dalam hal kemampuan spektrum elektromagnetik. Kekhawatiran ini kemungkinan dipicu oleh peristiwa geopolitik dan tes yang dilakukan oleh Rusia dan China pada tahun lalu.

Akhir tahun lalu, Rusia menggunakan rudal anti-satelit untuk meledakkan salah satu satelitnya sendiri dalam acara yang dikenal sebagai uji coba ASAT, menurut situs Express, Sabtu, 24 September 2022.

Hal ini menyebabkan ribuan keping puing-puing ruang angkasa meluncur ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), memaksa para astronot untuk berlindung di pesawat ruang angkasa karena khawatir sampah luar angkasa akan menabrak mereka.

Bendera AS, Rusia, dan China.

Bendera AS, Rusia, dan China.

Sementara itu, menurut pejabat pertahanan, Beijing telah menguji kombinasi baru kendaraan luncur hipersonik dan sistem pengeboman orbital pecahan (FOBS), yang merupakan sistem pengiriman hulu ledak menyasar orbit rendah Bumi.

Berbicara di Konferensi Udara, Luar Angkasa & Cyber ????Asosiasi Angkatan Udara AS, beberapa pejabat menyuarakan ketakutan mereka ketika China maju dalam teknologi luar angkasa dan AS telah gagal.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.