TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menunjukkan video beberapa saat saat Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dibunuh di rumah dinas Eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Komnas HAM menilai video iniĀ  merupakan bagian penting dari rangkaian kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan bahwa video tersebut belum pernah beredar ke publik dan menunjukkan suatu peristiwa setelah penembakan terhadap Brigadir J dilakukan.

Dalam video tersebut, tampak Brigadir J tewas terkapar bersimbah darah dalam posisi tertelungkup di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, sesaat setelah ditembak.

“Gambar ini diambil kurang dari sejam setelah Brigadir J tewas ditembak,” katanya.

Baca juga: Ini 5 Kesimpulan Komnas HAM Terkait Pembunuhan Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo

Jenazah Brigadir J tampak berada di sudut sempit di dekat tangga di dalam rumah dinas Ferdy Sambo.

Brigadir J menggunakan baju putih dan celana panjang jins.

Dalam video lain juga ada dua ajudan Ferdy Sambo, naik turun keluar lift dari lantai tiga rumah pribadinya di Jalan Saguling III, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

“Dalam video tersebut, di titik ini FS ingin tahu apa yang terjadi dalam peristiwa di Magelang dan memanggil ajudannya. Salah satu ajudan yang naik turun lift itu saudara Bharada E,” ujar Anam di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2022).

“Video ini sengaja kami potong, hanya untuk menampilkan bagian mana yang penting, dimana sebenarnya bisa masuk dalam video yang sudah disebarkan di publik,” ujar Anam.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.