Jumat, 2 September 2022 – 06:36 WIB

VIVA Nasional – Komisi Nasional (Komnas) Perempuan mengungkap pernyataan yang mengejutkan publik terkait dengan hasil pemeriksaan terhadap Putri Candrawathi sebagai tersangka pembunuhan Brigadir Nofryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Pemeriksaan tersebut berlangsung pada Minggu, 7 Agustus 2022 lalu. 

Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani mengatakan saat itu, dirinya dan tim tengah meminta keterangan dari Putri Candrawathi. Namun, Putri melontarkan kalimat seperti ingin mati. 

“(Kata-kata ingin mati) itu perkataan beliau (Putri Candrawathi),” ujar Andy saat dikonfirmasi, Kamis, 1 September 2022 malam.

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam rekonstruksi pembunuhan Brigadir J

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam rekonstruksi pembunuhan Brigadir J

Dalam kesempatan tersebut, tim Komnas Perempuan juga turut bertanya kepada Putri Candrawathi terkait alasan tidak melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dialami. 

Sebab, dalam satu keterangan Putri menyebutkan bahwa dirinya turut mendapatkan ancaman dari Brigadir J. Namun, hal ini belum dapat dipastikan kebenarannya lebih jauh. 

“Kenapa enggak dilaporkan semuanya dengan benar, tepat dalam laporan pertama. Tapi itu yang kemudian disampaikan. Dalam keterangannya demikian (ada ancaman dari Brigadir J), tapi ini perlu diselidiki lebih lanjut,” jelasnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.