TRIBUNNEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Hakim Agung Sudrajad Dimyati mulai hari ini, Jumat (23/9/2022).

Sudrajad Dimyati menjadi tersangka dalam dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, menyampaikan Sudrajad Dimyati akan ditahan hingga 12 Oktober 2022 mendatang.

“Saat ini, tim penyidik kembali menahan satu orang tersangka yakni SD (Sudrajad Dimyati) untuk 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 23 September 2022 sampai 12 Oktober 2022 di Rutan KPK pada Kavling C 1,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Jumat, dilansir YouTube Kompas TV.

Sebelumnya, Sudrajad Dimyati tiba di Gedung KPK pada Jumat sekira pukul 10.20 WIB.

Sudrajad Dimyati datang ke Gedung KPK dengan didampingi sejumlah orang.

Berdasarkan pantauan Tribunnews.com, Sudrajad Dimyati langsung naik menuju lantai dua Gedung Merah Putih KPK dengan didampingi seorang petugas.

Sudrajad Dimyati diduga menerima suap agar mengondisikan putusan kasasi laporan pidana dan gugatan perdata terkait aktivitas dari koperasi simpan pinjam Intidana.

“Penyidik menetapkan sebanyak 10 orang sebagai tersangka,” kata Ketua KPK, Firli Bahuri, saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat.

Tersangka lainnya yakni Hakim Yustisial/Panitera Pengganti MA, Elly Tri Pangestu; dua PNS Kepaniteraan MA, Desy Yustria dan Muhajir Habibie; serta dua PNS MA, Redi dan Albasri.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.