Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Mantan Perdana Menteri Jepang Yoshiro Mori (85) diperiksa kejaksaan Jepang sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo.

Ternyata ini bukan kali pertama Yoshiro Mori diperiksa terkait kasus korupsi penyelenggaraan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Tokyo telah beberapa kali memeriksa Yoshiro Mori yang merupakan ketua panitia penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo sebagai saksi.

Kejaksaan Tokyo juga sebelumnya telah menangkap Direktur Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade, Haruyuki Takahashi (78).

Baca juga: Kantor Perusahaan Iklan di Jepang Digeledah terkait Kasus Korupsi Olimpiade & Paralimpiade Tokyo

“Mori diperiksa sebagai saksi korupsi yang dilakukan Takahashi,” papar sumber Tribunnews.com, Jumat (9/9/2022).

Mori bertemu dengan ketua penerbit besar “KADOKAWA” bersama Haruyuki Takahashi (78), mantan direktur panitia penyelenggara.

Unit Investigasi Khusus telah memutuskan bahwa perlu untuk mewawancarai Mori untuk membuktikan kecurigaan mantan direktur menerima suap.

Beberapa rumah pembesar eksekutif sponsor Olimpiade telah digerebek pihak kejaksaan terkait kasus korupsi ini seperti Aoki Holding, Kadokawa dan pengelola perparkiran Park24.

Meski diposisikan sebagai saksi, mantan perdana menteri tidak biasa diwawancarai.

Penyelidikan insiden seputar Olimpiade mencapai puncak Komite Penyelenggara.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.