TRIBUNNEWS.COM – Fuad Benardi, putra sulung Menteri Sosial Tri Rismaharini, kecewa karena merasa mendapat perlakuan diskriminatif di salah satu tempat bermain anak di Surabaya, Jawa Timur.

Ia pun meluapkan kemarahannya melalui insta story belum lama ini. 

“Tolong jangan jadi tempat bermain rasis,” tulisnya.

Semua bermula saat Fuad bersama Erra Masita Maharani, sang istri, mengajak anaknya mengunjungi tempat bermain di Surabaya.

Saat Erra mendampingi anaknya bermain, petugas di tempat itu beberapa kali menyampaikan teguran. Bahkan sampai diingatkan pakai mikrofon. Sebab, anaknya tak mengenakan masker.

Erra dan Fuad memaklumi karena memang itu sudah menjadi aturan. Sebagai orangtua, mereka menasihati anaknya agar mengenakan masker.

Namun, anaknya tetap tidak mau mengenakan masker. Fuad dan Erra juga tak mau memaksa.

Baca juga: Disebut Bakal Calon Gubernur DKI di 2024, Risma Dinilai Lebih Kuat Ketimbang Gibran Rakabuming

“Karena (anak) tetap tidak mau pakai (masker), akhirnya kami diminta untuk keluar. Saat itu kami bisa menerima karena memang aturan seperti itu,” tutur Fuad.

Namun, saat keluar, Fuad Benardi dan Erra Masita Maharani melihat ada anak lainnya tak pakai masker.

Mereka heran, petugas di tempat bermain itu tidak memberi teguran yang sama seperti mereka.

Instagram @fuadbenardi





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.