Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polda Metro Jaya mengklarifikasi perihal hasil pemeriksaan kode etik terhadap Kanit Reskrim Polsek Penjaringan AKP M Fajar dan 7 anggotanya.

AKP Fajar ditangkap Biro Paminal Propam Polri atas dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penindakan kasus judi online di wilayah Penjaringan.

Baca juga: Polda Ungkap Hasil Pemeriksaan Kanit Reskrim Polsek Penjaringan yang Ditangkap Terkait Judi Online

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap Fajar dan anggotanya ternyata ada dugaan pelanggaran penyalahgunaan wewenang.

Fajar diduga mengetahui dan memerintahkan anggotanya menerima uang damai dari pelaku judi online yang ditangani Reskrim Polsek Metro Penjaringan.

“Saya baru mendapatkan laporan dari Paminal Propam Mabes Polri. Hasil pemeriksaan Paminal bahwa Kanit Polsek Penjaringan mengetahui dan memerintahkan anggotanya menerima uang,” ujar Zulpan kepada wartawan, Kamis (1/9/2022).

Di sisi lain, pemeriksaan terhadap Kapolsek Metro Penjaringan Kompol Ratna Quratul Aini, Zulpan menyebut tidak ada pelanggaran yang dilakukan.

Saat itu ia dipanggil dalam rangka klarifikasi dan sebatas mengetahui atas adanya dugaan pelanggaran Kanit dan 7 anggota Polsek Metro Penjaringan.

“Kalau hasil pemeriksaan (terhadap) Kapolsek, dia mengetahui dan dilaporkan,” imbuhnya.

Baca juga: Propam Polri Tangkap Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Terkait Kasus Judi Online

Atas keterangan ini, Zulpan meralat dan mengklarifikasi pernyataan sebelumnya yang menyebut pelanggaran yang dilakukan AKP M Fajar terbilang kecil.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.