TRIBUNNEWS.COM – Sinyal berkebalikan sepertinya menaungi persiapan Argentina dan Inggris dalam menyambut gelaran Piala Dunia 2022, November mendatang.

Perbedaan performa dan hasil menaungi dua negara beda benua itu jelang beberapa pekan digelarnya Piala Dunia 2022 di Qatar.

Argentina yang memiliki julukan La Albiceleste lebih mampu menunjukkan konsistensinya dalam meraih hasil.

Para pemain Argentina merayakan setelah mencetak gol selama pertandingan persahabatan internasional antara Honduras dan Argentina di Stadion Hard Rock di Miami Gardens, Florida, pada 23 September 2022. (CHANDAN KHANNA / AFP)

Baca juga: Lionel Messi Gak Ada Obatnya, Timnas Argentina Masih Lupa Rasanya Kalah 34 Laga Beruntun

Bahkan, tim yang saat ini ditangani Lionel Scaloni itu tengah berada pada performa terbaiknya saat ini.

Sejak kekalahan melawan Brasil pada ajang Copa America 2019, tepatnya pada babak semifinal.

Laju Argentina seakan sulit dihentikan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Hal itu dibuktikan dengan catatan tak terkalahkan yang diukir Argentina dalam periode selama itu.

Terbaru, Argentina mampu memperpanjangan catatan tak terkalahkannya setelah mengalahkan Honduras dalam sebuah laga ujicoba.

Kemenangan telak tiga gol tanpa balas melawan Honduras membuat Argentina mengukir rekor 34 laga tak terkalahkan secara beruntun.

Catatan impresif itu tampaknya akan terus bertambah mengingat performa luar biasa Argentina.

Gelar Copa America 2021 dan Finalissima seakan makin mempertegas performa impresif Argentina pada periode saat ini.

Dengan kedalaman skuat dan performa konsisten yang tengah dijalaninya saat ini, bukan tidak mungkin Argentina akan menjadi juara Piala Dunia 2022.

Terlepas dari hal itu, Argentina setidaknya sudah punya bekal menawan dalam persiapannya menyambut Piala Dunia 2022 mendatang.

Pelatih Inggris Gareth Southgate (tengah) menghibur penyerang Inggris Harry Kane (kiri) setelah kalah dalam pertandingan Grup 3 Liga A UEFA Nations League antara Italia dan Inggris, di Stadion San Siro di Milan pada 23 September 2022.
Pelatih Inggris Gareth Southgate (tengah) menghibur penyerang Inggris Harry Kane (kiri) setelah kalah dalam pertandingan Grup 3 Liga A UEFA Nations League antara Italia dan Inggris, di Stadion San Siro di Milan pada 23 September 2022. (MARCO BERTORELLO / AFP)

Berbeda dengan Argentina, sinyal buruk justru diterima Inggris jelang digelarnya Piala Dunia 2022, dua bulan lagi.

Penulis: Dwi Setiawan

Editor: Wahyu Gilang Putranto





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.